Bodohkah Hatiku Ini


Kala hati ini sudah Terpatri
Sang pujaan selalu terbawa Mimpi
Apakah ini cinta Sejati ….
Yang kelak kan bisa Kunikmati


Meski raga tak Bertemu
Tatap mata tak Tertuju
Namun mengapa hati ini Rindu
Seolah olah ia slalu ada disampingku


Cintaku penuh dengan Do’a
Sayangku teriring rindu air Mata
Sujudku pada-NYA agar ia jadi imamku yg Setia
Dan kan kuabdikan diriku menjadi qorrota ‘ayun nya di Dunia


Tapi mengapa ia berpaling pada yg Lain
Rasa hatipun terbakar bagaikan Lelehnya Lilin
Tak terasa air mataku jatuh Bergulir
yang sakitnya terus menghembus bak angin Semilir


Bodohkah diriku mencintai ia yg tak pernah kujumpai
Bodohkah hatiku ini…
Bodohkah rasaku ini…
Bodohkah cintaku ini…


Jika kubodoh… lalu mengapa rasa cinta ini ada padanya
Jika kubodoh… lalu mengapa hati ini rindu akan dia
Jika kubodoh… lalu mengapa mimpiku ada banyangnya