Dari kata kataku yang terdengar
Mungkin arti dari kebisingan
Dari keberadaanku yang terlihat pandangan
Mungkin suatu hal yang tak di inginkan
Walaupun tak di harapkan
Tapi ku tetap berusaha bertahan
Mungkin kalian bosan, mungkin ku menjijikan
Tapi inilah keadaan.
Sebutir pandangan kehidupan
Mengubur dalam rasa malu
Ku dendangkan lagu
Mengharap simpatimu
Serasa merdu untukku
Bagaimana denganmu
Bukan setengah dari yang kau miliki yang ku minta
Secuil darinya yang sederhana ku terima
Ku tak memaksa dari kamu semua tuk memberi
Sedikit darimu sangatlah berarti
Sangat jelas bagiku
Tentu juga negeriku
Kotor bajuku
Kumuh tubuhku
Tapi bukan karena debu
Dari merekalah yang meminjam bajuku
Menyandang gelar kehormatanku
Tak sungkan mereka memaksamu
Muka seram tersandang
Takutmu karena itu
Ku bukan itu
Coba kau cuci bajuku
Tak kau beri detergentpun ku mau
Simpan di lemarimu
Di situ terjaga bajuku
Bagaimana dengan gelar kehormatanku, Namaku
Harumkah ia karenamu
Parfum murah akupun mau
Mungkin kata, atau pandangan pelupuk mata
Seakan biasa.. tapi membawa makna
Mungkinkah bisa… kalau keberadaanku sudah terhina
Hanya sebagai pandangan sebelah mata
Harapku itu karena debu
Bukan dari hatimu
Mungkinkah debu masuk di sebelah mata dari kamu semua
Sedikit dariku mungkin bisa membantu
Dari lagu merduku teralun untukmu
Dari pengetahuanku menyalur untukmu
Di eramu menjelang pemilu
Mungkinkah ku bisa membantu
Dari mereka yang bosan denganku
Dari mereka memilih kamu
Dari kampanyeku
Tak terasa bagimu
Tak keluar rupiahmu
Mungkin dari laguku mengubur dalam kekerasan
Menenggelam penindasan
Tak ada harapan bagiku
Hanya kepedulianmu
Ah…. Ku sadar sekarang ku terkapar
Cobaku bangun dari mimpiku
Harap tak tenggelam dalam khayalan
Hanya kemustakhilan
Ku tak di pedulikan
Secuil perhatian hanya sebagai pajangan
Diriku,,, cermin negeriku
Adaku… karena negeriku
Sekarang di mana aku.
0 Comment:
Posting Komentar
Tertarik Dengan Tulisan Di Atas,
Tinggalkan Komentar....